top of page
EPS BACK TO NYC


EP 12 – “BALIK KE New York City – KITA BERUBAH?”
📍 New York City Kembali ke New York City, tapi rasanya… tidak sama. Lokasi yang sama seperti hari pertama. Jalan yang sama. Bahkan mungkin langkah yang sama. Tapi kali ini, tidak ada rasa kaget. Tidak ada lagi kebingungan melihat ritme kota. “Dulu kita kaget…”“Sekarang… kita ngerti ritmenya.” Yang berubah bukan kotanya. Tapi cara kita melihatnya. Dulu, semuanya terasa cepat, chaotic, dan sedikit menekan. Sekarang, ritme itu justru terasa… familiar. Langkah jadi lebih tenang.
Apr 181 min read


EP 13 – “KOTA TERCEPAT DI DUNIA?”
📍 Times Square Langkah pertama di Times Square langsung terasa… cepat. Bukan cuma ramai—tapi bergerak. Semua orang berjalan dengan arah, dengan tujuan, tanpa jeda. Lampu, suara, dan manusia menyatu jadi satu ritme yang sulit diikuti. Di tengah itu, kami mencoba berjalan normal. Dan di situlah terasa bedanya. Orang-orang melewati dari kanan, kiri, depan, belakang. Tidak ada ruang untuk diam terlalu lama. Bahkan untuk sekadar berhenti, terasa seperti keputusan yang salah. Over
Apr 181 min read


EP 14 – “CAPEK… TAPI NAGIH”
📍 New York City Kembali ke New York City kali ini terasa berbeda. Bukan lagi kaget. Bukan lagi mencoba menyesuaikan diri. Tapi justru… mulai menikmati ritmenya. Hari-hari terasa padat. Jalan kaki tanpa henti, kaki mulai pegal, energi terkuras. Duduk sebentar di trotoar jadi momen istirahat paling jujur—ketawa kecil karena capek yang terasa nyata. Namun di balik itu semua, ada hal yang tidak terduga. “Capek… tapi anehnya… pengen lagi.” Kota ini tidak berubah. Tetap cepat, tet
Apr 181 min read
bottom of page
